Industri manufaktur metal memiliki karakteristik operasional yang kompleks. Kerumitan operasional bisnis membuat produsen metal mengadopsi SAP sebagai sistem ERP untuk mendukung operasional. Namun, seiring berjalan waktu, tantangan baru mulai muncul, terutama terkait biaya lisensi, fleksibilitas modul dan adaptasi terhadap flow bisnis yang dinamis.
Tahap pengelolaan bahan baku, proses produksi, hingga kontrol kualitas yang ketat membuat seluruh perusahaan metal menjadi lebih selektif dalam penggunaan tools bisnis. Seperti kisah perusahaan multicolor steel, produsen metal yang menyediakan solusi bangunan end to end. Mereka membutuhkan sistem yang dapat mengelola seluruh aktivitas operasional berjalan pada satu pintu.
Challenge Upgrade SAP ke ERP Manufaktur
Setelah menggunakan SAP selama 12 tahun, perusahaan multicolor steel merasa perlu melakukan upgrade sistem. Mereka menyimpulkan, meskipun SAP dikenal sebagai sistem ERP kelas enterprise, namun mereka tidak merasa mendapatkan manfaat optimal dari implementasi SAP.
Sistem SAP yang terkenal kaku membuat mereka kesulitan menyesuaikan diri dengan proses baru. User experience yang rumit juga menyulitkan karyawan dalam beradaptasi. Belum lagi kustomisasi yang seringkali berujung pada biaya tak terduga.
Memilih ERP Manufaktur yang Tepat
Sebelumnya, tim IT mereka bersama manajemen mengevaluasi 2 opsi,
- Upgrade SAP ke versi baru dengan familiaritas sistem tetap terjaga, namun biaya lisensi tetap tinggi dan kompleksitas tak banyak berkurang
- Migrasi ke ERP khusus Manufaktur, seperti ERPNext yang memiliki modul lebih lengkap, tanpa biaya lisensi.
Akhirnya mereka memilih migrasi ke ERP manufaktur yang fleksibel, mengikuti kebutuhan perusahaan produsen metal.
Upgrade SAP ke ERP Manufaktur
Testimoni diatas membuktikan migrasi dari SAP ke ERP manufaktur bukan sekadar upgrade secara label. Upgrade sistem menjadi bukti bahwa teknologi harus selaras dengan kebutuhan bisnis. Hubungi tim teknis untuk upgrade sistem Anda ke ERP manufaktur.






