Software ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan perangkat lunak yang berperan sebagai pusat kendali seluruh proses bisnis pabrik, agar proses operasional saling terhubung. Sebagai sistem pusat perusahaan, software ERP harus mampu mengintegrasikan seluruh flow departemen operasional, sehingga proses bisnis jelas dan terstruktur.
Apa saja fungsi software ERP dan manfaatnya untuk pabrik manufaktur? Simak penjelasan dibawah ini!
1. Perencanaan & Pengendalian Mesin Produksi
Sebenarnya, software ERP manufaktur standar sudah cukup banyak digunakan oleh pabrik dengan proses operasional yang simpel. Namun, apabila perusahaan memerlukan perencanaan produksi yang terintegrasi langsung dengan bagian finansial, lalu ERP yang mampu mendeteksi hambatan (bottleneck) lebih awal, implementasi ERP kustom akan lebih compact.
2. Update Manajemen Stock
Salah satu tantangan utama bisnis di industri manufaktur adalah kendala menangani gap jumlah stok fisik di gudang dengan data di sistem. Namun Anda tidak perlu khawatir, software ERP manufaktur memiliki fitur cycle counting yang berperan dalam meminimalisir selisih stock yang tidak sinkron. Tolong dicatat, implementasi ERP pada perusahaan manufaktur wajib diterapkan secara utuh. Data operasional dan laporan keuangan perusahaan wajib selalu sinkron. Apabila sistem operasional produksi dan finansial Anda berjalan terpisah, segera lakukan migrasi dan integrasi!
3. Integrasi Proses Pembelian ke Supplier Sampai Penjualan
Perlu Anda ketahui, proses buying–selling di hampir semua sektor bisnis sering kali menjadi jebakan jika tidak dikelola dengan baik. Apa lagi ketika implementasi sistem yang terintegrasi hanya mencakup proses produksi dan keuangan, sementara proses pembelian ke supplier serta penjualan ke pelanggan berjalan terpisah. Hal ini akan memberatkan kerja manajemen di kemudian hari.
Pilih ERP manufaktur yang kompatibel dalam mengintegrasikan proses produksi, keuangan, SDM, juga seluruh transaksi vendor, sehingga asesmen kinerja vendor dapat dinilai secara objektif. .
4. Kontrol Biaya & Keuangan Terpadu
Fungsi software ERP selanjutnya adalah kemampuan dalam menghitung cost of goods sold (COGS), sekaligus menyajikan laporan keuangan yang detail. Dalam pabrik manufaktur, COGS bisa digunakan sebagai patokan menentukan laba kotor (gross profit) bisnis.
5. Tersedia Laporan untuk Pengambilan Keputusan
Tugas ERP bukan hanya mencatat data, tetapi ERP mampu mengubahnya menjadi informasi strategis. Apabila seluruh modul software ERP dimanfaatkan, manajemen dapat membuat laporan produksi, jadwal maintenance mesin, laporan kerja karyawan, bahkan menghitung margin produk dengan cepat.
Pada pabrik manufaktur, dashboard ERP dapat diisi informasi terkait jumlah produksi, laporan insiden yang mungkin terjadi saat proses produksi, juga diisi pengumuman pusat yang perlu disebar secara masif untuk karyawan.
Tren Software ERP Manufaktur di Masa Depan

1. ERP Hijau Berkelanjutan
Di masa depan, peran ERP akan berevolusi melampaui fungsi manufaktur konvensional. Dengan mengintegrasikan jejak lingkungan ke dalam sistem, ERP dapat diintegrasikan dengan tools kontrol konsumsi energi, hingga berintegrasi dengan manajemen limbah terpadu. Tren implementasi ERP pada industri manufaktur juga membawa perusahaan lebih mudah memenuhi standar regulasi global. Dengan begitu, citra bisnis yang terbangun berkonsep ramah lingkungan dan bertanggung jawab
2. ERP berbasis Cloud
Software ERP berbasis cloud menjadi pilihan utama pabrik manufaktur karena fleksibilitasnya. ERP cloud memungkinkan modul dikembangkan sesuai dengan kebutuhan bisnis. Selain itu, Implementasi ERP cloud cenderung lebih cepat, biaya infrastruktur server juga rendah karena cukup berlangganan cloud. Penyedia cloud umumnya sudah memperlengkapi diri dengan enkripsi sesuai standar keamanan internasional.
3. ERP Modular
ERP Modular yang fleksibel maksudnya pendekatan ERP yang dirancang layaknya balok-balok bangunan, maksudnya perusahaan manufaktur tidak perlu langsung menggunakan seluruh fitur ERP sekaligus.
Salah satu software ERP yang terkenal di Asia, ERPNext dari frappe tech juga bekerja secara modular. ERPNext mampu beradaptasi dengan proses bisnis yang sudah berjalan, tanpa harus memaksa perusahaan mengubah seluruh alur kerja secara drastis. Di lain sisi, implementasi ERP manufaktur konsep modular mencerminkan fondasi teknologi yang scalable, dalam mendukung pertumbuhan perusahaan jangka panjang.
Tentukan sekarang modul ERPNext yang paling sesuai dengan kebutuhan pabrik manufaktur Anda!






