Dua kendala utama dalam logistik modern adalah penumpukan stok yang berlebihan dan tingginya biaya pengiriman. Software ERP Logistik hadir untuk menjawab tantangan tersebut, dengan mengintegrasikan fungsi manajemen transportasi dan inventaris dalam satu software terpadu. Dengan software terpadu, perusahaan Anda tidak hanya bekerja lebih efisien, tapi juga lebih siap menghadapi perubahan pasar yang serba cepat.
Efektivitas software ERP Logistik dapat diukur dari kemampuannya menyeimbangkan proses inventory dengan proses logistik. Berikut pembahasan singkat terkait bagaimana ERP bekerja dalam memangkas risiko overstock di gudang sekaligus mengoptimalkan rute armada dalam proses logistik.
ERP Logistik Mengurangi Overstock
Proses transfer stok antar gudang dalam ERPNext dilakukan melalui field Stock Entry – Material Transfer. Karena transfer stock sifatnya internal, jadi tidak melibatkan pajak seperti halnya transfer stok antar perusahaan.
Fitur forecasting dalam ERPNext adalah teknologi cerdas yang mampu menganalisa masa depan bisnis berdasarkan data historis. ERPNext bisa mengklasifikasikan produk kedalam beberapa type (Fast Moving, Slow Moving, atau Non Moving), lengkap dengan alert otomatis untuk membuat Purchase Order (ERP versi kostum).
Hirarki pembagian gudang dalam ERPNext di tetapkan melalui struktur gudang bertingkat, misalnya: Gudang Utama → Ruang A → Rak 3 → Bin 5. Dalam ERPNext, Anda dapat mengelompokan gudang lain dalam satu “parent warehouse”. Contohnya, Head Office sebagai “parent”, di dalamnya ada “child warehouse” seperti Raw Material Store, WIP Store, dan Finished Goods Store.
ERP Logistik untuk Optimasi Rute
Optimasi rute dalam logistik adalah proses penentuan jalur distribusi paling efisien dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti jarak tempuh, waktu pengiriman, kondisi lalu lintas, dan kapasitas kendaraan. Tujuannya adalah meminimalkan biaya operasional sekaligus memastikan pengiriman tepat waktu.
ERPNext mengelola jadwal kerja sopir dengan mempertimbangkan jam kerja maksimum, waktu istirahat, dan jumlah pengiriman dalam satu perjalanan. Pencatatan ini bermanfaat dalam membantu perusahaan mematuhi regulasi ketenagakerjaan, sekaligus meningkatkan produktivitas pengemudi.
Perubahan proses logistik dalam ERPNext dapat diatur ulang jadwal pengiriman dan rutenya dengan mengklasifikasi ulang rute terbaik tanpa mengganggu keseluruhan proses distribusi.
Menemukan titik keseimbangan antara manajemen stok yang presisi dengan proses logistik bukan proses instan, Anda memerlukan waktu untuk menyelaraskan teknologi dengan alur kerja nyata di lapangan. Hubungi kami untuk temukan konfigurasi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan unik bisnis Anda.






