Integrasi AI Chatbot ke dalam ERP hadir sebagai solusi atas masalah birokrasi yang lambat. Kita tahu bahwa operasional bisnis tidak pernah lepas dari dokumentasi, namun proses mencari dokumen secara manual bisa membuang banyak waktu. Jika hal ini dibiarkan berlarut lama, akan menghambat produktivitas bisnis. Sebagai solusinya, pengembang ERP mulai mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ke dalam software ERP, untuk mendelegasi pekerjaan administratif.
Sama seperti AI dalam handphone, AI dalam software ERP atau ERP AI Chatbot berperan sebagai asisten pintar yang mampu menjawab pertanyaan tentang lokasi dokumen, persediaan barang, bahkan melakukan analisis prediktif dengan bahasa sederhana. Namun, efektivitas sebuah chatbot tidak muncul begitu saja, melainkan sangat bergantung pada “otak” yang menggerakkannya.
Untuk memahami bagaimana teknologi ini bekerja secara pada ERP, kita perlu mengenali beberapa jenis kecerdasan buatan (AI) yang umum diintegrasikan ke dalam sistem ERP, bagaimana peran AI dalam ERP, hingga akhirnya bisa menciptakan ekosistem kerja yang adaptif.
Mengenal Jenis AI dalam ERP
Mengintegrasikan AI ke dalam sistem ERP ibarat memberikan “otak tambahan” pada perangkat lunak ERP. Jika software ERP biasa berfungsi untuk mencatat dan mengumpulkan data, ERP berbasis AI bertugas memahami data agar manusia dapat bertindak berdasarkan data tersebut.
Berikut 3 jenis AI yang sering diintegrasi dalam sistem ERP :
1. Chatbot atau Asisten Virtual
Metode chatbot menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) untuk memahami pertanyaan manusia, lalu mencari jawabannya langsung di dalam database ERP. Dengan AI, seorang manajer tidak perlu membuka puluhan file Excel untuk mengetahui total penjualan, cukup tanya ke AI “Berapa total penjualan di cabang Surabaya bulan lalu?“, maka chatbot akan menjawab dengan akumulasi hasil screening database.
2. Analisis Prediktif
Analisis prediktif maksudnya gambaran tentang apa yang mungkin terjadi di masa depan berdasarkan pola data masa lalu. Misal dalam konteks sales, AI mampu mengambil, lalu menyortir histori penjualan 5 tahun terakhir, untuk menemukan pola tersembunyi, lalu membuat estimasi tren periode berikutnya.
3. Pemindai Gambar
Belakangan ini trend generate image dengan AI banyak dipakai dalam industri creative. Dalam dunia bisnis, AI dalam ERP kini mampu mengenali objek fisik dan mengubahnya menjadi data digital secara instan. Dengan bantuan AI, Anda hanya perlu mengambil foto nota atau faktur supplier dan sistem akan memindai informasi text, lokasi dan angka secara otomatis ke dalam ERP. Solusi ini terbukti mengurangi human error.
Bagaimana AI Berfungsi di ERP?
Peleburan antara Kecerdasan Buatan dan Enterprise Resource Planning merupakan tren teknologi yang paling diminati, karena mampu memangkas history bahkan merangkum data dengan optimal. Berikut 3 peran AI dalam ERP :
1. Optimasi Promosi
AI dalam industri ritel FMCG banyak digunakan untuk menganalisis data penjualan dan perilaku konsumen. Dari data tersebut, AI dapat merekomendasikan strategi promosi yang lebih tepat sasaran. Bahkan dengan perintah yang spesifik, AI dapat menentukan produk, waktu, dan kanal promosi yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan dan mengurangi stok menumpuk.
2. Optimasi Administrasi
Integrasi AI ke dalam modul ERP banyak digunakan untuk mengambil alih tugas repetitif seperti verifikasi data, analisa laporan, hingga invoice tracking untuk memantau status tagihan dengan akurat.
3. Customer Support
AI terintegrasi dalam ERP membantu meningkatkan kualitas layanan pelanggan melalui otomatisasi Chatbot. Chatbot berbasis AI mampu memberikan jawaban teknis yang berulang, sehingga pelanggan mendapatkan respons cepat. Untuk menangani issue yang spesifik, AI mampu mengklasifikasi tiket dan mendelegasikan tiket ke tim terkait, agar setiap isu ditangani sesuai prioritas dan tepat waktu.
Layanan Upgrade ERP dengan AI
Kesimpulannya, implementasi AI dalam ERP hadir untuk mendigitalisasi komunikasi internal, bahasa trendnya AI sebagai “asisten virtual” yang mampu menjawab pertanyaan operasional secara instan. Langkah upgrade AI adalah investasi jangka panjang untuk bisnis sehingga butuh proses panjang. Tetapi Anda tidak perlu menjalaninya sendirian, ERASYS Consulting akan mendampingi proses transisi Anda.
Selain layanan implementasi ERP dari nol, Kami juga menawarkan teknologi AI yang aman diinject ke sistem ERP yang sudah ada.
Hubungi tim teknis untuk upgrade sistem ERP Anda menjadi lebih adaptif.






