Industri manufaktur pakaian atau garmen adalah bisnis yang unik. Kecepatan produksi dan ketepatan pengelolaan SDM harus berjalan selaras, karena tanpa sistem yang baik, human error dalam perhitungan skema upah akan sangat merugikan perusahaan.
Seperti kasus pabrik garmen di Ghana yang memproduksi produk fashion untuk merek global. Dengan ratusan karyawan di lini produksi dan tingkat kompleksitas proses yang beragam, manajemen kerap kesulitan dalam menghitung lembur karyawan secara adil dan akurat. Namun setelah beralih ke sistem ERP manufaktur, seluruh perhitungan payroll dan lembur menjadi lebih terstruktur dan cepat.
Tantangan Kelola SDM Industri Garmen
Ambil contoh nyata pada pabrik garmen di Ghana yang mengelola ratusan karyawan produksi. Ketika ada target yang perlu dicapai, manajemen perlu mengganti skema perhitungan gaji karyawan dengan menggabungkan upah borongan yang berbasis target output.
Masalah kedisiplinan juga jadi tantangan besar bagi mereka karena sistem operasional produksi berbeda dengan sistem payroll. Singkatnya, sinkronisasi antara kehadiran staf dengan payroll sulit tercapai.
Benefit ERP untuk Manufaktur Garmen
1. Akurasi Upah Lembur (Overtime Calculation)
Implementasi ERP memberikan kemudahan bagi tim manajemen dalam menghitung upah lembur karyawan, karena data absensi karyawan dengan produksi bisa diintegrasi otomatis. Sinkronisasi ini berguna untuk memastikan biaya lembur yang dikeluarkan manajemen tetap efektif dan selalu sejalan dengan target produksi yang dicapai.
2. Integrasi Sistem Absen
Karena operasional manufaktur atau pabrik sudah beralih ke sistem ERP, kasus manipulasi absen akhirnya berkurang. Melalui dashboard tim manajemen juga lebih mudah dalam menarik data absen, jadi ketika terjadi kekurangan tenaga kerja di lini produksi tim manajemen cepat tanggap mencari solusi.
Implementasi ERP di pabrik garmen Ghana berhasil meningkatkan standar pabrik di mata pembeli (buyer), karena citra yang dibangun manajemen sejalan dengan kepatuhan sosial (Social Compliance).
Manufaktur Garmen Setelah Pakai ERP
Setelah bertransformasi dari sistem konvensional ke sistem ERP, manajemen berhasil meminimalkan risiko kesalahan administratif. Dampaknya nyata, perusahaan manufaktur garmen akhirnya dapat menghemat 15% biaya upah karyawan berkat proses kerja yang lebih terkontrol.
Selain efisiensi biaya lembur, transparansi dalam sistem penggajian juga terbukti meningkatkan moral pekerja secara signifikan. Saat karyawan merasa dihargai dengan penghitungan yang adil dan akurat, loyalitas mereka pun meningkat. Hal ini menjadi solusi kunci dalam menurunkan angka turnover (perpindahan karyawan) di tengah persaingan industri garmen yang sangat ketat.
Konsultan ERP Pabrik Manufaktur Garmen dan Tekstil
Yuk, mulai kelola bisnis lebih cerdas! Pilih manajemen terintegrasi untuk optimalkan waktu dan biaya bisnis Anda secara maksimal. Hubungi kami dan dapatkan akun demonstrasi sistem ERPNext yang telah dikustomisasi mengikuti alur bisnis manufaktur garmen dan tekstil.






