Adopsi teknologi software ERP menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan bisnis. Dalam konteks ini, keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai aspek lingkungan, tetapi juga mencakup efisiensi operasional dan ketahanan jangka panjang (longevity) perusahaan dalam menghadapi fluktuasi pasar. Di tengah pesatnya tren digitalisasi yang kini merambah seluruh lini bisnis, beberapa pelaku bisnis masih merasa digitalisasi bukan prioritas.
Kita ambil contoh pada penggunaan perangkat kasir atau POS yang selama ini menjadi tulang punggung operasional penjualan. Memang, hampir semua level bisnis sudah familiar dengan aplikasi POS sederhana. Namun, jika kita melihat gambaran besar tentang keberlanjutan bisnis, beralih ke ERP sebetulnya lebih komprehensif untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Software POS dan Software ERP punya perbedaan yang signifikan. Hal ini kemudian membawa para pelaku usaha mempertanyaan fungsi dan efektifitas dua software tersebut dalam menentukan arah infrastruktur teknologi perusahaan. Mampukah software Point of Sales (POS) sederhana menopang pertumbuhan yang kian kompleks? Atau apa saja indikator perusahaan WAJIB beralih ke ekosistem Enterprise Resource Planning (ERP)?
- Perbedaan POS dan software ERP
- Perbandingan POS vs ERP
- Kapan Cukup Pakai Software POS?
- Kapan Wajib Upgrade ke ERP?
Perbedaan POS dan Software ERP
Point of Sale (POS) merupakan solusi digital yang berfokus pada fungsi front-end untuk menangani transaksi, pembayaran, dan laporan penjualan secara praktis. Karena sifatnya yang mudah digunakan, terjangkau, dan cepat diimplementasikan, sistem ini sangat ideal bagi bisnis ritel, F&B, maupun toko skala kecil. Namun, perlu dicatat bahwa POS memiliki keterbatasan dalam cakupan operasional, karena sistem ini dirancang khusus untuk area penjualan saja dan tidak mengelola proses bisnis secara menyeluruh seperti halnya sistem manajemen yang lebih kompleks.
ERP (Enterprise Resource Planning) adalah software manajemen terpadu yang menyatukan seluruh aspek operasional bisnis ke satu ekosistem digital. Melalui cakupan modul finance, inventory, purchasing, asset, payroll, HR hingga manufacture, ERP membuat komunikasi antar departemen menjadi lebih efisien.
Perbandingan POS vs ERP Perspektif Sustainability
Dalam perspektif sustainability bisnis, POS dan ERP ibarat dua level permainan yang berbeda. Software POS (Point of Sale) hanya berfokus pada efisiensi transaksi harian seperti pencatatan penjualan, stok keluar, dan laporan harian. Sebagai fondasi transaksi harian, POS mampu simplify tugas repetitif, sehingga kesalahan kasir dan pemborosan stok berkurang. Kesimpulannya, kontribusi POS terhadap keberlanjutan masih terbatas pada level operasional toko, namun untuk bisnis kecil yang baru launching POS cukup powerfull.
Sebaliknya, software ERP dalam bisnis bekerja lebih luas dan strategis. ERP versi kustom mampu mengintegrasikan data penjualan, pembelian, gudang, supply chain, hingga payroll masuk dalam satu sistem. Dari sini, manajemen dapat menggunakan ERP sebagai tools dalam menganalisis pola permintaan, mengelola persediaan agar tidak overstock, pantau pergerakan timeline project, hingga maintenance asset cukup melalui satu dashboard. Dalam konteks sustainability, ERP berperan sebagai tools pembuat laporan, dimana keputusan berbasis data akan membawa perusahaan pada nilai optimalisasi operasional.
Kapan Cukup Pakai Software POS?
- Single outlet
- Katalog atau display produk yang sedikit
- Proses operasional sederhana
- Kebutuhan bisnis hanya berfokus transaksi cepat
Kapan Wajb Upgrade ke ERP?
- Kebutuhan manajemen untuk multi cabang
- Produk yang di handle banyak tipe (SKU banyak), hingga ada kebutuhan diskon bertingkat
- Terdapat rute distribusi yang kompleks
- Target ekspansi jangka panjang dimana membutuhkan ekosistem terpadu dengan fitur kontrol margin dan biaya detail
Kami tegaskan sekali lagi, software POS bukanlah pengganti ERP, karena cakupan dan fungsinya berbeda. Dan ERP justru telah mencakup fitur POS di dalamnya. Apakah bisnis Anda ingin membangun fondasi ERP untuk keberlanjutan bisnis?
Kami terbuka untuk berdiskusi terkait flow, juga discovery modul ERP yang paling tepat guna mendukung efisiensi dan produktivitas tim.






